Wednesday, 01 October 2008
Presiden Republik Islam Iran, Mahmoud Ahmadinejad menyatakan, akar dari seluruh permasalahan yang dihadapai umat manusia saat ini adalah karena sejumlah pihak telah meninggalkan ketakwaan dan komitmennya terhadap nilai-nilai islami dan ilahi dalam kiprah mereka di kancah sosial dan politik. Pernyataan itu dikemukakan kemarin oleh Ahmadinejad seusai pelaksanaan shalat Idul Fitri di Tehran. Dikatakannya, akar dari berbagai peperangan dan dendam adalah hawa nafsu, kecenderungan, dan kesombongan. Menurutnya, bulan Ramadhan adalah bulan jamuan ilahi bagi seluruh umat dunia khususnya bagi manusia-manusia yang memikul tanggung jawab berat sehingga mereka dapat memanfaatkannya dengan baik.

Menyinggung imbauan Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran atau Rahbar, Ayatullah Al-Udzma Sayyid Ali Khamenei, pada khotbah shalat Idul Fitri, Ahmadinejad mengatakan, ketakwaan, komitmen terhadap nilai-nilai etika, kebenaran, kejujuran, dan norma-norma, merupakan faktor utama kebahagiaan individu dan sosial manusia. Lebih lanjut dijelaskannya bahwa kancah politik lebih memerlukan unsur ketakwaan, kesucian, dan kejujuran. Ia juga menyatakan optimismenya bahwa kemenangan akan berpihak pada kubu kebenaran dan para hamba Allah swt, adapun musuh yang zalim dan imperialis akan musnah.